Bukannya Aku Tidak Bisa Melupakanmu



"Luka yang begitu dalam tidak sembuh dengan begitu mudah dia butuh waktu untuk kembali menjadi sesuatu yang baru"
Aku akhinya memutuskan untuk berhenti mencari mu, berhenti mencemaskan mu dan berhenti untuk memikirkan mu.Tapi tahu kah kamu, pada kenyaatan nya aku tidak pernah benar-benar berhenti mencarimu, berhenti mencemaskan mu dan berhenti memikirkan mu. Tanpa aku sadari aku hanya bersembunyi dalam rasa kesakitakan ku sendiri.
Kesakitan untuk terus berusaha melupakan mu, rasa sakit ini semakin lama semakin dia betah berlama-lama bersama ku. Dia terlalu sering membawa aku kepada kenangan kita, membawa aku kepada rasanya mencemaskan mu dan mencari mu seharian.
Bukannya kita tidak pernah bahagia, aku sadari kamu pernah menjadi alasan aku untuk tersenyum dan pernah menjadi alasan aku untuk tertawa. Kamu pernah begitu dalam menorehkan kebahagian dalam hidup ku sampai aku pernah hampir lupa bagaimana caranya untuk menangis.
Tahukah kamu, dulu aku dengan begitu susah mencoba untuk mencintaimu, aku membiarkan mu masuk kedalam hatiku, aku buka lebar-lebar hatiku untuk menerima mu. Ku coba mencari semua kelebihan dan kekurangan mu, ku coba memahami mu dengan semua tingkah mu dan tanpa aku sadari kamu memang benar-benar bisa membuat aku jatuh cinta kepada mu, menyusup kedalam hati ku dengan begitu lembut dan tenang.
Namun semuanya berubah, berbeda dengan begitu cepat. Kadang aku terlalu lelah mencari mu, tapi aku masih tetap berusaha mencari mu, karena menurut ku kamu lah alasan ku untuk tersenyum. Kadang aku terlalu lelah untuk diabaikan namun aku masih tetap menunggu mu karena menurut ku kamulah orang yang akan selalu membuat aku bahagia. Kadang aku terlalu lelah untuk melihat mu namun aku masih tetap menanti mu karena menurut ku kamulah masa depan ku.
Aku bertanya kepada diriku sendiri, apakah hanya aku yang mengalami semua ini, ataukah semua perempuan didunia ini pernah mengalami semua ini. Apakah aku yang terlalu bodoh atau kamu kah yang sama sekali tidak mengerti.
Pada saat aku memutuskan semua ini, percayalah rasa itu masih tetap ada dan dia terjaga begitu rapi, rasa ini masih terlihat begitu membahagiakan bagi ku. Lalu kenapa aku memilih untuk mengakhiri semua ini, itu semua karena aku terlalu lelah untuk mengabaikan kebahagian ku sendiri. Aku juga ingin bahagia dengan cara ku sendiri. Aku tidak ingin lagi bahagia dalam setiap tangisan. Aku tidak ingin lagi tertawa dalam setiak kesakitan karena itu semua begitu menyakitkan.
Hal yang begitu menyakit kan didunia ini ketika aku pura-pura bahagia tetapi pada kenyataannya aku benar-benar menangis didalam hatiku dan orang lain menyadari itu semua. Rasanya aku gagal untuk menyembunyikan ini semua dan aku gagal mengatakan kepada dunia aku baik-baik saja. aku hanya tidak ingin semuanya begitu mengasihani ku.
Sekarang bukannya aku tidak bisa melupakan mu, bukannya aku tidak bisa bahagia tanpa mu. Aku bisa, benar aku bisa namun rasa bahagia ini tidak pernah sama lagi sebelum aku bersama mu. Bukannya aku tidak bisa tersenyum seperti dulu, aku bisa dan ingin mencobanya walaupun selalu ada rasa sakit dibalik senyuman itu. Bukannya aku tidak bisa menemukan orang lain untuk menggantikan mu tapi aku hanya tidak ingin mengajak hatiku kembali sakit.
Tahukah kamu rasa sakit yang begitu dalam tidak bisa begitu mudah untuk disembuhkan. Rasa sakit yang begitu dalam tidak bisa begitu cepat untuk dilupakan karena aku tidak ahli dalam menyembuhkan luka hatiku sendiri karena luka yang begitu dalam benar-benar butuh obat yang tepat untuk disembuhkan.

Posting Komentar

0 Komentar